Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, 29 November 2014

Racun Berwajah Obat di indonesiaku

Unknown | 05:45 | Be the first to comment!

Harapan sirna
rakyat pun menjerit
tapi tak kasat mata
lantaran neraka telah diselimuti surga

Penderitaan telah terselimuti sandiwara janji yang manis
ibarat  meracik obat tapi sebenarnya meracik racun mematikan
dengan hebatnya mereka duduk di kursi kekuasaan
tapi tak sadar diri mereka telah menjajah

Kesejahteraan tinggallah angan
keadilan hanyalah khayal
kemerdekaan telah terjajah
yang tersisah hanya kebodohan

Indonesiaku, Indonesia kalian
jangan hanya tinggal diam kawan
mari bersatu ambil peranan
sebagai pemuda untuk perubahan...


Ayo Gabung Bersama Kami

Suppor By : VISASIA ENTREPRENEUR INDONESIA

read more...

Wednesday, 10 September 2014

KEGALAUAN EKSISTENSIAL

Unknown | 04:34 | Be the first to comment!
Seorang pengelana di padang tandus ratapan pencarian
Bingung dirinya menafsir arah tujuan
Lamunannya dilumuri kenangan pahit kehidupan
Hatinya ibarat bebatuan dengan corak retakan

Risau dan gelisah adalah sahabat perantauannya
Berjalan tanpa kompas keyakinan yang menuntunya
Dirinya jauh menerobos lorong kebingungannya
Menyapa topeng-topeng fatamorgana
Sepi sunyi yang dihampirinya, tak ada jawaban tak ada makna

Hanya hening
Hanya kebisuan
Tak ada cahaya
hanya kegelapan

Tak ada ekspresi yang muncul di wajah bekunya
Yang nampak hanyalah kekosongan tanpa ekspresi
Jika keberadaan ibarat kekosongan
Maka dirinya sudah sampai dipuncak keberadaan

Menurutnya semuanya sama
Yang beda hanyalah dimensinya
Sedangkan dimensi adalah ketunggalan
Sedangkan ketunggalan adalah kekosongan yang bermakna

Ternyata Kamu adalah maknanya?
Sedangkan dirinya hanyalah penafsir
Tetapi apakah penafsir yang menemukan makna?
Ataukan makna yang menemukan penafsir?

Lagi-lagi dirinya terjebak dalam dimensi kekosongan yang multi-makna
Inilah hikmah yang tak dapat disangkal...
Temukan..temukan..temukan...



read more...

Kamu Hanyalah Teman

Unknown | 01:36 | Be the first to comment!
Sekedar saran untukmu yg menggelisahkanku...jagan mengasumsikan preposisiku sebagai samudra degan arus ombaknya yg deras sehingga kamu berfikir akan membentangkan sebuah layar untuk mengarunginya. Aku cukup sederhana kok...

Aku punya tujuan dan harapan serta keyakinan yg sudah kurumuskan dalam bentuk langkah2 taktis metodogis, shingga aku bukanlah tawanan dari mereka dan bukan pula tawanan dari anda, tp aku tawanan Dia yg mengakui kedirianku sebagai hamba. Inilah Aku yg merdeka di jalanNya. Jadi stop untuk menganggapku rumit dan jangan berharap, cukup kita sebagai teman sj. Maafkan aku.

read more...
 
Copyright © 2015 PENA KEARIFAN
Blogger Templates | Template Design By BTDesigner